04/05/2009
Nijmegen : makan panekuk di dekat perbatasan Jerman
Saya pernah diajak makan pannekoek di negeri asalnya (Holland), oleh seorang kenalan yang bernama Ron Verleg. Restoran itu khusus menyediakan berbagai macam pannekoek : isi keju, apel, nenas dll. Lokasinya di Nijmegen, provinsi Gelderland, agak di luar kota. Hari itu hari libur jadi restorannya penuh sekali. Pannekoek di Indonesia jadi panekuk, di Inggeris jadi pancake
Di restoran ini ada sebuah menara. Jika kita naik ke menara ini kita bisa melihat Jerman. Seperti diketahui, Jerman dan Belanda mempunyai perbatasan darat bersama.
Di Nijmegen sendiri ada atraksi khusus sehubungan dengan pannekoek, cerita si Ron. Katanya, di sungai Waal ada perahu besar yang juga berfungsi sebagai restoran. Disitu juga disuguhkan pannekoek. Jadi sambil menikmati pemandangan sungai dan sekitarnya, kita menikmati pannekoek.
(Rasanya ada anggota group Shocking Blue yang namanya van der Waal. Atau nama salah satu Gubernur Jenderal Hindia Belanda?)
Sambil bercerita begitu si Ron menunjuk ke dinding satu toko di pinggir jalan, yang kebetulan ada di pinggir sungai Waal itu. Di dinding itu ada plakat peringatan bahwa sungai Waal pernah banjir, dan oleh plakat itu ditunjukan tinggi permukaan air waktu banjir itu. Sungai Waal ini sungai yang melalui beberapa negara, di antaranya Jerman. Tapi di Jerman disebutnya Sungai Rhine.
Pernah terpikir bikin restoran terapung di Sungai Ciliwung. Makanannya ubi Cilembu, pisang rebus, kacang rebus, bandrek, bajigur. Tapi kalau lagi makan pisang rebus, sebaiknya di pinggir sungai jangan ada orang buang air besar.
20:42 Posted in Belanda | Permalink | Comments (0) | Trackbacks (0) | Email this | Tags: pannekoek, pancake




Trackbacks
The URL to Trackback this post is: http://startfromsprouts.blogspirit.com/trackback/1736624
Post a comment