05/02/2009
Dulu nonton dimana ?
Intermeso dulu ... jangan serius terus... weekend nih.
Zaman kita mahasiswa belum ada Group 21. Jadi kualitas bioskop lebih bervariasi, kita bisa pilih yang seusai dengan kemampuan kantong.
LFM <> Ini jualannya Ceppie (TI74) yang waktu itu jadi Ketua LFM (Liga Film Mahasiswa). Selera film pilihannya bagus. Saya disini nonton Midnight Cowboy (John Voight dan Dustin Hoffman) dan James Bond (lupa yang mana). Atau yang science fiction seperti film-film Isaac Assimov. Lucu karena selain kursi juga ada mejanya, maklum tempat belajar.
Braga Sky <> Bioskopnya ada di atas jadi harus naik pakai tangga sempit. Filmnya juga lumayan. Saya disini nonton Lady L (Sophia Loren dan Paul Newman), The Champ (John Voight), Reincarnation (Michael Sarazin), Kramer vs Kramer (Dustin Hoffman), Somewhere in Time (Christoper Reeves dan Jane Seymour). Sekarang Braga Sky jadi Diskotik Star Dust (atau Xanadu ?).
Panti Karya <> Ini anak perusahaan PJKA. Juga lumayan. Saya disini nonton The Graduate (Dustin Hoffman) dan North by North West (Hitchcock).
Mayestik <> Di Jl. Braga dekat Gedung Asia Afrika. Suka ada calo. Saya nonton New York - New York di sini.
Panti Budaya <> Di Jl. Merdeka di seberang Kantor Polisi. Tempatnya lumayan. Sayang susah parkir, walaupun kita cuma bawa motor. Sekarang sudah jadi taman. Disini saya nonton Three Days of Condor (Robert Redford).
POP <> Letaknya di Jl. Braga, di depan bioskop President. Di bawahnya ada tempat Bilyar. Ada anak ITB yang sering main bilyar disini.
Tabungan Pos <> di Jl. Jawa. Salah satu bidang usaha BTN 'kali. Saya pernah nonton Godfather (Marlon Brando)disini.
Bandung Theatre <> Di Kosambi. Kalau tidak salah ini dikelola oleh yang namanya Ir. Chand Parwez (anak ITB?).
Di sekitar Alun-alun ada beberapa bioskop. Dian (Ibu saya ngotot, namanya Radio City), Elite, dan Nusantara (saya pernah nonton Oranje Soldaat disini).
Ada jenis bioskop yang lebih murah lagi, yang disebut taman. Kualitasnya antara misbar (bisa melihat bintang) dan bioskop normal. Misalnya Taman Silihwangi (Astanaanyar), Bison (Pasirkaliki), atau Hegar (Supratman). Taman Silihwangi letaknya dekat sungai, airnya sering meluap masuk ke bioskop dan menghanyutkan sandal-sandal yang dilepas.
Itu adalah bioskop-bioskop papan bawah, jangan harap bioskop-bioskop itu sekarang masih ada disana. Yang papan atas adalah seperti di bawah, inipun mungkin sudah terpukul Kelompok 21.
Paramount (atau "pa ramon", menurut pronounciation orang lokal, artinya bapana si Ramon) <> Muncul belakangan. Tapi sekarang sudah tutup lagi.
President <> Di Jl. Braga dekat Jl. Kereta Api. Saya nonton Gone With the Wind disini.
Anda nonton di mana ? Sama siapa ? Have a nice weekend.
BSet
(Dikirim ke milis ITB74, 9 Mei 2003)
13:45 Posted in Bandung | Permalink | Comments (0) | Trackbacks (0) | Email this | Tags: bioskop, film, bandung




Trackbacks
The URL to Trackback this post is: http://startfromsprouts.blogspirit.com/trackback/1749545
Post a comment